Minggu 6 Januari 2013 – Malam

KJ.  390 : 1,2

 

Yang Jauh Menjadi Dekat
Mazmur 28 : 1 – 5

“Dengarkanlah suara permohonanku, apabila aku berteriak kepada-Mu minta tolong, dan mengangkat tanganku ke arah tempat-Mu yang maha kudus”  (ayat 2)

 

Saya sering memerhatikan di tempat-tempat umum orang duduk berdampingan tapi masing-masing sibuk dengan HP-nya sendiri-sendiri.  Yang seorang sedang bertelepon sementara yang lain membalas BBM, SMS, Facebook, Twitter.  Mereka duduk berdampingan tapi tidak saling bicara; sibuk dengan yang jauh, entah di mana.  Teknologi komunikasi saat ini telah membuat yang dekat menjadi jauh dan yang jauh menjadi dekat.  Tapi ada satu hal yang pasti dalam hidup manusia.  Mau tidak mau kita harus selalu berkomunikasi, entah dengan lisan atau tertulis.
“Janganlah berdiam diri terhadap aku…. aku menjadi seperti orang yang turun ke dalam liang kubur” (ayat 1).  Pemazmur ingin ada komunikasi dengan Tuhan.  Tanpa komunikasi dengan Tuhan hidupnya seperti berada di dalam liang kubur; sudah mati.  Hidup tanpa mendengar suara Tuhan seperti masuk dalam kehidupan orang jahat yang manis di mulut tapi hatinya penuh kejahatan.  Orang yang seperti itu perlu diganjar dengan hukuman.  Pada pihak lain orang yang manis di mulut tapi jahat di hati sudah menghukum dirinya sendiri, karena ia pasti hidup tidak tenang, takut kejahatannya diketahui orang.  Hidup yang tidak tenang itu sendiri sudah menghukum kita, karena hidup tidak bisa lagi dinikmati.
Komunikasi adalah kebutuhan utama kita, selain makan dan minum.  Tapi komunikasi dengan siapa?  Komunikasi dengan sesama itu perlu, tapi tidak cukup, sebab ada teman kita yang mungkin saja hanya manis di mulut tapi hatinya jahat.  Orang yang seperti itu bisa menjerumuskan kita dalam “kematian”.  Komunkasi dengan Tuhan pasti membawa kita pada kesejahteraan dan keselamatan.  Tidak perlu smartphone atau komputer untuk berkomunikasi dengan Tuhan, cukup dengan doa dan firman-Nya.

KJ. 390 : 3
 
Doa : (Buatlah aku selalu setia mendengar firman-Mu, ya Tuhan.  Buatlah aku mengerti maksud-Mu kepadaku melalui segala firman dan perbuatan-Mu sepanjang hari ini)

Sumber : Sabda Bina Umat

Pos ini dipublikasikan di RENUNGAN HARIAN. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s