Kamis, 3 Januari 2013 Malam

KJ. 405 : 1,2

Allah Yang Peduli dan Mengerti
Mazmur 10 : 12 – 18

 
“Engkau memang melihatnya, sebab Engkaulah yang melihat kesusahan dan sakit hati, supaya Engkau mengambilnya ke dalam tangan-Mu sendiri…” (ayat 14)

Apa pekerjaan yang ringan tetaoi menyusahkan? Menunggu. Menunggu sesuatu yang baik dalam keadaan yang baik sudah menyusahkan. Jantung berdebar – debar. Apalagi menunggu yang baik dalam keadaan yang tidak baik, pasti labih menyusahkan.
Umat Allah sering mengalami kenyataan menyesakkan. Pada saat yang sama seolah – olah TUHAN tidak bertindak. Ini menjadi pergumulan iman yang hebat. Ejekkan dan cibiran orang – orang fasik melecehkan keyakinan iman umat Allah (ayat 13). Jika memiliki dasar yang teguh dan pengenalan akan TUHAN Allah yang setia dan berkuasa, umat Allah dapat terjerembab dalam jurang keputusasaan. Pada sisi lain keadaan terpuruk dan tertindas membuat umat semakin teruji bahkan semakin matang dan dewasa (ayat 14). Kasih dan kuasa TUHAN semakin dihayati. Pengenalan dan kedekatan dengan Allah semakin dalam (12, 15,16). TUHAN Allah tidak pernah tidur; Ia mempunyai kehendak dan waktu – Nya untuk menyatakan kepedulian – Nya. Ia sangat mengerti berbagai persoalan yang dihadapi umat – Nya. Ia bertindak dan menjamah kehidupan umat – Nya secara pribadi sebagai milik – Nya.
Di hari ketiga di tahun baru ini, kita bersyukur atas kenyataan hidup yang harus kita jalani; yang menyenangkan dan membuat hati senang maupun yang menyengsarakan yang membuat hati menangis karena diejek. Firman TUHAN menggambarkan dunia yang penuh dosa, yang dirusak oleh berbagai ketidakbenaran, kenajisan, kebobrokan, kesesatan, dan kecongkakan. Ingatlah bahwa kita tidak pernah ditinggal sendirian oleh Allah yang mengasihi kita. Ia peduli dan mengerti akan keberadaan hidup kita mulai dari hal yang paling sederhana sampai pada persoalan yang teramat dahsyat! Ia ada, Ia bertindak dan Ia mengasihi umat – Nya yang percaya dan setia kepada – Nya.

KJ. 405 : 3,4
 
Doa : (Ya Allah, terima kasih untuk kasih setia – Mu, untuk kesabaran dan ketabahan, serta pengharapan yang Kau karuniakan)

 

Sumber : Sabda Bina Umat

Pos ini dipublikasikan di RENUNGAN HARIAN. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s